Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Zalensky Tuduh Korea Utara Perkuat Pasukan Militer Rusia

| 14 Oktober WIB | 0 Views
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat menemui pasukannya di Medan perang Ukraina

ACEHPUBLIK- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Minggu (13/10/2024) menuduh Korea Utara mengirim pasukan ke militer Rusia.


Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan menuding negara yang dipimpin Kim Jong Un itu berperan dalam perang Rusia-Ukraina dengan mengirim senjata atau personel ke Moskwa.


Tuduhan Zelensky dilontarkan setelah mengunjungi beberapa ibu kota di Eropa untuk mendesak bantuan militer dan keuangan lebih besar selama masa perang.


"Kami melihat aliansi yang semakin kuat antara Rusia dan rezim seperti di Korea Utara," kata Zelensky dalam pidato malamnya, dikutip dari kantor berita AFP.


"Ini bukan lagi sekadar tentang mengirim senjata. Ini sebenarnya tentang transfer orang-orang dari Korea Utara ke pasukan militer penjajah," lanjutnya.


"Jelas, dalam keadaan seperti itu, hubungan kita dengan para mitra perlu dikembangkan. Garis depan membutuhkan lebih banyak dukungan," imbuh Zelensky.


Pada 6 Februari 2024, AS menuduh Rusia menembakkan setidaknya sembilan rudal yang dipasok Korea Utara untuk menyerang Ukraina. Kemudian, pada 8 Oktober 2024, Menteri Pertahanan Korea Selatan Kim Yong-hyun mengatakan, tentara Korea Utara kemungkinan bertempur di Ukraina bersama pasukan Rusia.


Beberapa di antaranya diyakini tewas, dan diperkirakan lebih banyak personel akan dikirim.


Zelensky pekan lalu menyelesaikan kunjungan singkatnya selama dua hari ke beberapa ibu kota di Eropa, termasuk Berlin, London, dan Paris.


"Ketika kita berbicara tentang kemampuan jarak jauh lebih besar bagi Ukraina dan pasokan yang lebih menentukan bagi pasukan kita, itu bukan sekadar daftar peralatan militer," ujar presiden berusia 46 tahun itu.


"Ini tentang meningkatkan tekanan pada agresor, yang akan lebih kuat bagi Rusia daripada yang dapat mereka tahan. Dan ini tentang mencegah perang yang lebih besar," katanya.



Sumber : kompas com




×
Berita Terbaru Update