ACEHPUBLIK- Babinsa Koramil 04/Susoh Kodim 0110/Abdya Serka Joni Warman mengingatkan para nelayan di pesisir Ujung Serangga Kecamatan Susoh agar tetap waspada saat melaut. Babinsa meminta para nelayan agar selalu membawa pelampung dan kelengkapan alat pengaman diri.
Pesan itu disampaikan Babinsa saat memantau kondisi wilayah
tidak terkecuali kawasan pesisir Pantai pasca kejadian gempa pada Jumat
(31/1/2025) sore kemarin. Imbauan ini merupakan wujud Babinsa peduli terhadap
keselamatan dan keamanan warga.
Babinsa meminta masing-masing nelayan selalu awas terhadap
perubahan cuaca dan selalu update terhadap prakiraan BMKG.
"Bila cuacanya tidak menentu, sebaiknya tahan dulu
melaut. Jangan dipaksakan. Saran saya hindari melaut malam," pesannya.
Ia menyebutkan kondisi gelombang laut saat ini tidak bisa
dipastikan. Intensitas curah hujan yang tidak menentu juga bisa membahayakan
nyawa para nelayan.
Babinsa berpesan kepada para nelayan saat pergi melaut
hendaknya selalu melakukan koordinasi dengan Panglima Laut setempat dan petugas
keamanan. Para nelayan yang hendak berlayar juga diwajibkan membawa bekal
cadangan BBM dan makanan, alat komunikasi serta membawa alat pelindung diri
(APD).
Sebagai informasi, gempa berkekuatan 6,2 Magnitudo mengguncang Provinsi Aceh pada Jumat
kemarin sekira pukul pukul 18.00 WIB. BMKG Aceh melaporkan pusat gempa berada
di laut Aceh Selatan di kedalaman 29 km dengan parameter 3.15 Lintang Utara
(LU) dan 96.95 Bujur Timur (BT). Getaran gempa juga dirasakan di wilayah
Kabupaten Aceh Barat Daya.
Meski tidak berpotensi Tsunami, BMKG dan aparat keamanan setempat
menghimbau masyarakat agar tetap waspada dan update terhadap perkembangan informasi
cuaca.**
