ACEHPUBLIK- Monitoring harga dan stok Sembilan Bahan Pokok (Sembako) terutama stok beras dterus dilasanakan oleh para Prajurit Satuan Teritorial TNI AD terutama oleh para Babinsa (Bintar Pembina Desa), kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam menjaga ketahanan pangan dan untuk memenuhi kebutahan beras kebutuhan masyarakat warga wilayah binaannya agar bisa mencukupi kebutuhan pokok, juga para Babinsa mengecek harga dan mutu beras, Kamis (6/2/2025).
Koramil 09/Lembah Sabil Kodim 0110/Abdya Komsos dan Cek Stok
Beras di Desa Ladang Tuha l Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Barat
Daya.
Kegiatan tersebut juga dilaksanakan oleh Serda Murni Surya
yang bertugas sebagai Babinsa di Koramil
09/lembah sabil jajaran Kodim 0110/Abdya sesuai perintah dan arahan Plh.
Danramil Pelda Hesvia Darma Putra, agar
melaksanakan Komsos dengan warga binaan di Desa masing2, sambil monitoring juga mengcek stok, harga
dan kualitas padi di Kilang Padi wilayah.
Dalam melaksanakan kegiatan Serda Murni Surya secara
langsung melihat persediaan stok dan kualitas beras dan harga beras termasuk
melihat stok gabah kering di Kilang Padi yang ad di wilayah, hasil monitirng
didapatkan data dan fakta stok beras
kebutuhan warga hingga
mencukupi pertengahan bulan Juni
2025 mendatang, harga beras terjadi kenaikan namun masih dalam batas normal,
atau masih terjangkau olah warga, kualitas beras bagus.
Memberikan keterangan bahwa para Babinsa di Koramil
09/Lembah Sabil akan terus mengajak para petani untuk mendukung dalam upaya
mensukseskan program Ketahanan Pangan Naisonal sebagaimana intruksi dari Dandim
0110/Abdya Letkol Inf Beni Maradona, S, Sos untuk pemenuhan kebutuhan
pangan tercapainya Swasembada Pangan
Nasional, jadi untuk terlaksananya para Babinsa berperan aktif mendapingi dan
membantu petani dalam pengolahan lahan sawah maupun merawat tanaman, membantu
mengolah dan sehingga mendapatkan hasil panen yang maksimal, masalah
pemasarannya dibantu mengunakan media sosial maupun menawarkan ke pengepul besar yang sudah tergalang agar
harga gabah tinggi hendaknya sesuai dengan target harga yang sudah ditentukan Pemerintah
daerah , bahkan para Babinsa mencegek stok dan harga pupuk serta obat-obatan
peretanian di wilayah.
