ACEHPUBLIK- Babinsa Koramil 07/Babahrot Kodim 0110/Abdya Serda Darmanto mendampingi kegiatan panen padi di Desa Simpang Gading Kecamatan Babahrot, Rabu (19/3/2025).
Dalam pendampingan itu, Babinsa juga turut mengawal
penjualan gabah dari petani ke Bulog sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP)
yakni sebesar Rp. 6500 per kilogram.
Babinsa mengungkapkan, kenaikan HPP gabah ini disambut baik
masyarakat karena berdampak pada peningkatan kesejahteraan para petani. Babinsa
optimis hasil serapan gabah di wilayahnya ini dapat memperkuat target nasional
dalam mewujudkan Indonesia swasembada pangan.
“Alhamdulillah, meski tonase gabah stagnan, namun panen padi
kali ini sangat membahagiakan petani,” lapornya.
Babinsa mengungkap stagnan hasil gabah ini ditenggarai faktor
cuaca dan indikasi hama baru. Proyeksi panen yang semula ditargetkan 7 hingga 8
ton perhektar tidak tercapai, karena tonase panen masih sama dengan hasil panen
sebelumnya yakni 6 hingga 7 ton dalam perhektar.
Babinsa menegaskan anomali cuaca dan hama baru ini akan
membuat petani lebih berhati-hati dalam mengelola padi di triwulan mendatang. Sinergi
Babinsa bersama PPL dan Penyuluh setempat juga telah memperkuat koordinasi guna
menangkal resume stagnisasi panen musim lalu.
“Ini menjadi pengalaman, InsyaAllah seoptimal mungkin kita
akan cegah dan antisipasi penyebabnya. Kita berharap HPP gabah 6500 per kilo
gram ini bertahan dan meningkat di musim panen berikutnya, sehingga motivasi
petani dalam mengelola padi meningkat,” singkatnya.**
