ACEHPUBLIK- Menjelang akhir Maret 2025, beberapa wilayah dalam Kecamatan Babahrot Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) akan memasuki masa puncak panen. Menyikapi hal itu jajaran Babinsa dari Koramil 07/Babahrot Kodim 0110/Abdya mendorong petani setempat agar menjual hasil panennya kepada Bulog dengan tawaran harga tinggi yakni sebesar Rp. 6500 per kilogram.
Danramil Babahrot Kapten Inf Edi Mailiswar dalam rilisnya
menyebutkan, pihaknya siap mendukung penuh upaya Bulog dalam merealisasikan
target serapan gabah (Sergap). Program ini diputuskan pemerintah guna memperkuat
produksi pangan nasional demi muwujudkan Asta Cita Indonesia swasembada pangan.
“Kami (TNI) bersama dengan PPL dan Penyuluh telah lakukan
koordinasi dengan Bulog terkait teknis dan sistem Sergap gabah saat panen raya dalam
waktu dekat ini,” terang Danramil, Sabtu (21/3/2025).
Danramil menjelaskan, langkah konkrit tersebut diantaranya
adalah dengan melakukan pengaturan secara sistematis penjadwalan prioritas
panen di wilayah. Setiap petani yang telah rampung melaksanakan panen akan
didorong secepat mungkin untuk melakukan pengeringan gabah secara maksimal.
Usai proses penjemuran, tim Bulog melalui jejaringnya setiap
hari akan keliling desa menjemput dan membeli gabah kering tersebut langsung
kepada petani dengan pembayaran tunai.
“Semua tahapan ini secara konstan akan kami dampingi,
terutama saat penjemputan gabah kering. Kami akan keliling desa memonitoring interval
penjemuran padi guna mencegah adanya kenakalan oknum yang mengatasnamakan Bulog,
mendahului membeli gabah di tangan petani dengan haraga murah di bawah HPP,” katanya.
Oleh karena itu, ungkap Danramil, melalui komunikasi sosial
(Komsos) Babinsa pihaknya terus menyebar luaskan informasi harga pembelian
gabah yang ditawarkan Bulog pada musim panen kali ini sangat tinggi, yaitu
sebesar Rp. 6500 perkilogram.
“HPP ini ditetapkan pemerintah sebagai strategi meningkatkan
taraf kesejahteraan petani dan mendongkrak laju ekonomi nasional. dan Kami (TNI)
di wilayah komit akan mendukung penuh kebijakan ini,” pungkas Danramil. **
