ACEHPUBLIK - Sejumlah perwakilan para kelompok tani di wilayah Babahrot meminta Babinsa terus aktif memberikan pendampingan pertanian. Mereka mengaku kontribusi TNI dalam mengawal program pemerintah ketahanan pangan nasional telah berhasil meningkatkan taraf hidup mereka.
Permintaan ini disampaikan langsung oleh para petani kepada
Danramil 07/Babahrot Kodim 0110/Abdya Kapten Inf Edi Mailiswar saat menggelar
temu sapa dengan para petani terkait rencana sambung olah sawah pasca panen, di
Desa Blang Raja Kecamatan Babahrot, Minggu (20/4/2025).
Mengamini permintaan para petani, Danramil menegaskan
pihaknya akan terus komit melakukan kegiatan pendampingan pertanian dari hulu
ke hilir, mulai dari pengolahan lahan, hingga panen padi yang disertai dengan
output optimalisasi penyerapan gabah ke Bulog.
Untuk tercapainya kesuksesan program nasional tersebut,
Danramil meminta masukan dari para Poktan terkait kendala dan wacana dalam
pertanian. Ia juga mempersilahkan para petani mengevaluasi kegiatan Babinsa
dalam pendampingan pertanian bilamana terdapat kekurangan serta kealpaan.
“Bila kami ada alpa, jangan ragu dan sungkan silahkan
sampaikan. Kami tidak anti kritik. Namun, perlu diketahui intern kami secara
terpadu terus melakukan evaluasi terhadap upaya khusus (Upsus) pendampingan
pertanian ini, meskipun secara keseluruhan panen padi di Abdya di musim ini
kembali berhasil mencapai target,” ungkap Danramil.
Sebagai informasi, akhir pekan ini para petani di wilayah
Babahrot telah rampung menyelesaikan kegiatan panen padi. Produksi panen pada
musim kali ini diklaim kembali mengalami kenaikan dengan capaian tonase 6,5
hingga 7 ton perhektar sawah.
Produksi padi di wilayah itu juga langsung dioptimalisasikan
untuk mendukung program penyerapan gabah oleh Bulog dengan harga pembelian
pemerintah (HPP) tinggi sebesar Rp. 6500 per kilogram.**
