ACEHPUBLIK- Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Babahrot Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada Sabtu (5/4) sore hingga malam menimbulkan luapan banjir di sejumlah titik. Dampak terparah terjadi di Desa Ie Mirah dengan ketinggian air sekitar 20 cm.
Babinsa Koramil 07/Babahrot Kodim 0110/Abdya Serda HM Siregar
turun langsung ke lokasi meninjau dampak luapan banjir yang telah masuk ke pemukiman
warga. Dari pintu ke pintu, Babinsa HM Siregar membantu warga mengevakuasi perabot
rumah agar terhindar dari luapan air.
Terpisah, Danramil Babahrot Kapten Inf Edi Mailiswar dalam keterangannya,
Minggu (6/4/2025) mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Namun
kerugian materil warga ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Danramil menyebutkan, luapan banjir ini kerap terjadi dalam wilayah
teritorialnya. Selain faktor cekungan tanah, luapan banjir juga disebabkan saluran
kanal di pemukiman telah over kapasitas menampung debit air hujan ditambah lagi
dengan luapan sungai setempat.
Melalui ujung tombak Babinsa, pihaknya menghimbau warga agar
tetap waspada terhadap kemungkinan buruk terjadi. Selama hujan, warga diminta
tidak meninggalkan rumah dan tidak melakukan kegiatan di dekat bantaran sungai dan
lereng pegunungan.
Danramil menandaskan, aksi Babinsa Gerak cepat (Gercep)
membantu warga yang terdampak bencana ini adalah representasi dari perintah Pangdam
Iskandar Muda Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr(Han). Pangdam IM menginstruksikan
kepada seluruh prajurit TNI di Aceh tidak terkecuali di Abdya agar berperan
aktiv membantu kesulitan rakyat terutama yang terdampak bencana.
“Pesan beliau kepada kami (prajurit) agar senantiasa hadir
di tengah rakyat, dan memberikan solusi aktif atas kesulitan rakyat,”
singkatnya.**
