ACEHPUBLIK- Komandan Koramil (Danramil) 07/Babahrot Kodim 0110/Abdya Kapten Inf Edi Mailiswar turun langsung ke sawah meninjau kegiatan panen padi di Desa Blang Raja Kecamatan Babahrot, Rabu (8/4/2025).
Dalam tinjauannya, Danramil juga turut mengawal penjualan
gabah dari petani ke Bulog sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP) yakni
sebesar Rp. 6500 per kilogram.
Danramil mengungkapkan, kenaikan HPP gabah ini disambut baik
masyarakat karena berdampak pada peningkatan kesejahteraan para petani. Ia
optimis hasil serapan gabah di wilayahnya ini dapat memperkuat target nasional
dalam mewujudkan Indonesia swasembada pangan.
“Alhamdulillah, meski tonase gabah stagnan, namun panen padi
kali ini sangat membahagiakan petani,” lapornya.
Kapten Edi mengungkap stagnan hasil gabah ini ditenggarai
faktor cuaca dan indikasi hama baru. Proyeksi panen yang semula ditargetkan 7
hingga 8 ton perhektar tidak tercapai, karena tonase panen masih sama dengan
hasil panen sebelumnya yakni 6 hingga 7 ton dalam perhektar.
Danramil menegaskan anomali cuaca dan hama baru ini akan
membuat petani lebih berhati-hati dalam mengelola padi di triwulan mendatang. Pihaknya
bersama PPL dan Penyuluh setempat juga telah memperkuat koordinasi guna
menangkal resume stagnisasi panen musim lalu.
“Ini menjadi pengalaman, InsyaAllah seoptimal mungkin kita
akan cegah dan antisipasi penyebabnya. Kita berharap HPP gabah 6500 per kilo
gram ini bertahan dan meningkat di musim panen berikutnya, sehingga motivasi
petani dalam mengelola padi meningkat,” singkatnya.**
