ACEHPUBLIK - Guna mengetahui dan mencegah terjadinya banjir saat musim penghujan, Babinsa Koramil 06/Manggeng Kodim 0110/Abdya Serka Masriadi bersama segenap warga dan aparatur Desa Sejahtera Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya memelopori kegiatan Temu Cepat Lapor Cepat tentang penyebab sering terjadinya banjir di desa binaan dan beberapa desa di sekitarnya di saat hujan tiba.
Kegiatan ini terfokus pada bantaran aliran dan tepi sungai
Manggeng khususnya wilayah Desa Sejahtera, Sabtu (26/4/2025).
Serka Masriadi mengatakan bahwa "kegiatan ini sebagai
bentuk kepedulian bersama, khususnya Babinsa dalam memberi rasa nyaman tentang
lingkungan bersama masyarakat, Kami berharap kegiatan ini tidak hanya dilakukan
saat ada potensi banjir saja, tapi bisa menjadi rutinitas untuk mengetahui dan
menindak lanjuti agar bisa terhindar dan bisa mengurangi resiko genangan dan
banjir yang selama ini sering terjadi di wilayah kami."
Bantaran sungai di sepanjang Desa Sejahtera selama ini
diketahui sering tersumbat oleh sampah-sampah kiriman berhubung Desa Sejahtera
terletak di posisi paling hilir karena ada 7 desa lain yang berada di atasnya
sampai ke hulu sungai, ditambah lagi tunggul bambu dan pohon-pohon lain yang
menutupi badan sungai.
Kepala Desa Sejahtera Bapak Abu Kasem menyampaikan apresiasi
atas inisiatif Babinsa dalam mengajak aparaturnya dan beberapa orang warga
untuk deteksi dini hingga temu dan lapor cepat guna peduli lingkungan dan
tanggap bencana.
“Saya terharu dengan peran aktif pak Babinsa, Semoga
kolaborasi antara aparatur dan masyarakat ini bisa terus berlanjut untuk
menjamin Kenyamanan seluruh masyarakat di Desa Sejahtera, Kalau bisa ada
perhatian khusus dari unsur pemerintah yang berwenang, karena banjir
terendamnya sampai puluhan rumah warga di desa kami ini bukanlah hal yang baru
tapi sudah berlangsung sangat lama dan sangat sering terjadi." tutur Kepala Desa Sejahtera
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat
kemanunggalan TNI dan rakyat, serta menjadi contoh sinergi positif antara
Babinsa, masyarakat dan aparatur desa dalam menangani persoalan lingkungan
secara konkret.
