ACEHPUBLIK - Komandan Kodim (Dandim) 0110/Abdya Letkol Inf Beni Maradona, S.Sos menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional tidak hanya relevan dalam konteks sejarah, tetapi juga menjadi panggilan moral dan strategis untuk TNI dalam menghadapi tantangan zaman, terutama di era digital dan disrupsi global.
Hal ini disampaikan Letkol Beni saat bertindak sebagai
inspektur apel peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117, berlangsung
di halaman kantor Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (20/5/2025) pagi.
Peringatan Harkitnas tersebut diikuti ratusan personel
gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, ASN, Mahasiswa dan pelajar serta
komponen masyarakat setempat.
Dalam amanatnya, Dandim Beni Maradona menyampaikan ulang pesan
Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid, tentang pentingnya membangun
kebangkitan dari fondasi kehidupan sehari-hari yang sederhana namun berdampak
besar, mulai dari ketahanan pangan hingga perlindungan di ruang digital.
Ditemui pewarta usai acara, Dandim mengungkap kolerasi
peringatan Harkitnas dengan eksistensi prajurit TNI adalah bahwasahnya saat ini
TNI tidak lagi hanya menjaga batas wilayah fisik negara, tetapi kini juga ikut
menjaga kedaulatan digital dan ketahanan sosial masyarakat.
Kebangkitan di Tengah Tantangan Global
Menurutnya, tantangan zaman seperti disrupsi teknologi,
krisis pangan, dan ketegangan geopolitik menuntut seluruh elemen bangsa,
termasuk TNI, untuk adaptif dan responsif. Ia menilai, semangat Budi Utomo yang
menjadi simbol awal kebangkitan nasional perlu dimaknai ulang dengan semangat
inovasi dan kolaborasi lintas sektor.
“TNI siap menjadi bagian dari solusi atas tantangan kompleks
bangsa, baik dalam ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, maupun penguatan
sumber daya manusia di era digital,” tegasnya.
Pemerintah pusat saat ini, lanjutnya, tengah mendorong
inisiatif-inisiatif dasar seperti Program Makan Bergizi Gratis dan layanan
kesehatan digital, yang menurutnya harus didukung oleh seluruh elemen termasuk
aparat kewilayahan seperti Babinsa.
“Kita (TNI) akan mendukung distribusi bantuan pangan,
membantu edukasi kesehatan, dan menjaga keamanan di pusat-pusat pelatihan
vokasi. Semua itu bagian dari membumikan kebangkitan dalam kehidupan nyata,” singkatnya.
Sebagai informasi, peringatan Harkitnas di wilayah Abdya
juga dirangkai dengan acara ziarah dan tabur bunga di makam pahlawan lokal,
Tengku Peukan di Kompleks Masjid Jamik Baitul Adhim Desa Pasar Kecamatan Blangpidie.
Ziarah ini dimaksudkan sebagai wujud dan simbol penghormatan
kepada pahlawan Abdya atas perjuangannya dalam mempertahankan NKRI dari
penjajah.**
