ACEHPUBLIK - Cuaca ekstrem yang melanda Aceh Barat Daya (Abdya) salah satunya Kecamatan Babahrot pada Minggu (20/7/2025) sore membawa dampak serius dengan terjadinya hujan deras disertai angin kencang. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di berbagai titik, alhasil mengganggu lalu lintas dan merusak beberapa properti milik warga.
Menyikapi kondisi tersebut, Babinsa dari Koramil 07/Babahrot
Kodim 0110/Abdya bersama Tagana dan warga setempat gerak cepat membantu
mengevakuasi pohon tumbang dan material warga yang terdampak badai.
Danramil Babahrot Kapten Inf Edi Mailiswar menyebutkan tidak
ada korban jiwa dalam musimbah ini. Namun, kerugian materil rumah warga akibat
pohon tumbang tersebut mencapai jutaan rupiah.
“Alhamdulillah untuk korban jiwa nihil. Namun ada beberapa
rumah warga yang atapnya rusak,” ujarnya.
Danramil menyebut, sejumlah pohon tumbang tersebut berada di
pinggir jalan utama. Oleh karenan, guna menghindari kecelakaan lalu lintas,
pihaknya gerak cepat membersihkan ranting dan dahan pohon yang roboh ke badan
jalan. Proses evakuasi pohon tersebut dimaksimalkan dengan menggunakan lima
unit gergaji mesin milik pihaknya dan pemerintah desa.
Menyikapi cuaca ekstrim tersebut, Danramil menghimbau kepada
masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap kemungkinan buruk terjadi. Dia menyarankan
saat badai datang warga tidak berada di bawah pohon dan material lain yang
dapat tumbang.
“Cuaca saat ini tidak menentu, kita imbau masyarakat untuk
selalu waspada, dan sebaiknya tidak keluar rumah,” pesannya.
Danramil menandaskan, guna menghindari potensi serupa
terjadi, pihaknya mewacanakan akan menggelar kegiatan gotong royong massal
melakukan pemangkasan ranting dan dahan pohon yang sudah lapuk dan mengganggu
keamanan jalan raya. **
