Kegiatan yang berlangsung di Ruang Yudha Kodim 0110/Abdya
itu diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai unsur pemerintahan dan tokoh
masyarakat.
Rapat ini membahas persiapan pembentukan Koperasi Merah
Putih Tahap I di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sebagai bagian dari program
nasional pembangunan 20.000 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) yang
menggandeng TNI sebagai mitra strategis.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Beni
Maradona, S.Sos menegaskan komitmen pihaknya (TNI AD) dalam mendukung program
nasional Koperasi Merah Putih.
Dalam paparannya Letkol Beni mengungkapkan, program ini akan
dilaksanakan secara masif di seluruh Aceh dengan alokasi tahap awal sebanyak 3.054
titik lokasi.
“Alhamdulillah, di dalamnya termasuk 10 gampong/desa di Abdya,” ungkapnya.
Sepuluh gampong di Abdya yang ditetapkan sebagai lokasi
Koperasi Merah Putih Syariah masing-masing, Gampong Mata'ie, Babahlung, Kuta
Jeumpa, Pulau Kayu, Adan, Cot Seumantok, Pantai Rakyat, Ie Mirah, Blang Dalam,
dan Gampong Gunung Samarinda.
Lanjutnya Dandim Abdya mengingatkan terkait lahan yang akan
digunakan untuk pembangunan koperasi merah putih harus sesuai dengan prosedur
hukum dan strategis.
Dia menegaskan pihaknya akan segera melakukan koordinasi
dengan pemerintah daerah untuk pendataan lahan, kesiapan administratif
koperasi, hingga penentuan titik pembangunan.
“Kami berharap pemerintah daerah Abdya bisa memberikan
dukungan penuh agar program ini berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi
masyarakat,” pungkasnya.
Kadis Perindagkop Abdya: 152 Koperasi Telah Terbentuk
Senada dengan itu, Kepala Dinas Perindagkop Abdya, Zedi
Saputra, ST, M.Si menyebutkan sesuai dengan instruksi pemerintah pusat,
Kabupaten Abdya telah membentuk 152 koperasi desa merah putih di seluruh gampong
dalam Sembilan kecamatan.
“Namun, dari jumlah tersebut baru tiga desa yang
diproyeksikan siap untuk membangun gedung operasional Koperasi Merah Putih,”
kata Zedi.
Zedi mengatakan bahwa kantor koperasi akan dibangun dengan
ukuran 20x30 meter persegi dan telah tersedia rencana bantuan modal hingga Rp 3
miliar dari Kementerian Keuangan untuk mendukung operasional koperasi.
“Kami masih menunggu regulasi teknis dari pusat, namun
secara badan hukum pembentukan koperasi terus kita dorong,” tambahnya.
Pantauan, Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan sesi
diskusi interaktif dari pemerintah Daerah, Kodim, Forum Camat dan Keuchik.
Turut hadir, Plt. Sekda Amrizal, S.Sos, Asisten II Setdakab
Rahwadi, ST, Kadis Perindagkop Zedi
Saputra ST, M.Si, jajaran Camat dan Keuchik se-Abdya serta para Danramil dalam
satuan Kodim 0110/Abdya.**
