Aceh Timur — Dalam rangka mendukung pemulihan infrastruktur wilayah serta membantu kelancaran mobilitas masyarakat pasca musibah banjir, Koramil 16/PDW Kodim 0104/Aceh Timur telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Aramco titik ke-5 yang berlokasi di Dusun Damai Desa Paya Bili Sa Kecamatan Peudawa Kabupaten Aceh Timur. Rabu (24/12/2025)
Jembatan Aramco tersebut dibangun dengan ukuran 6 x 10 meter sebagai pengganti jembatan lama yang mengalami kerusakan akibat musibah banjir beberapa waktu lalu, sehingga sebelumnya tidak dapat difungsikan secara maksimal dan menghambat aktivitas masyarakat.
Pembangunan jembatan ini memiliki nilai strategis karena berfungsi sebagai jalan penghubung antara dua desa, yaitu Desa Paya Bili Sa dengan Desa Paya Dua Kecamatan Peudawa Kabupaten Aceh Timur. Adapun masyarakat yang menerima manfaat dari keberadaan jembatan tersebut meliputi Desa Paya Dua sebanyak ±515 Kepala Keluarga dengan ±1.725 jiwa serta Desa Paya Bili Sa sebanyak ±97 Kepala Keluarga dengan ±335 jiwa.
Saat ini, Jembatan Aramco titik ke-5 telah dapat digunakan oleh masyarakat sekitar untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Jembatan tersebut juga sudah dapat dilintasi kendaraan roda dua, roda tiga, maupun kendaraan roda empat, sehingga sangat membantu kelancaran transportasi, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan dan ketahanan wilayah di Kabupaten Aceh Timur.
Danramil 16/PDW Kapten Inf Noverlan menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Aramco tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat di wilayah binaan.
“Pembangunan Jembatan Aramco titik ke-5 ini dilaksanakan sebagai upaya TNI AD melalui Koramil 16/PDW Kodim 0104/Aceh Timur untuk membantu masyarakat, khususnya dalam memulihkan akses transportasi yang sebelumnya rusak akibat musibah banjir. Dengan selesainya jembatan ini, diharapkan mobilitas warga kembali lancar dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal,” ujar Kapten Inf Noverlan.




.jpeg)
.jpeg)

