Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Babinsa dan Tokoh Masyarakat Bersatu, Tradisi Kenduri Blang Tetap Terjaga

| 13 April WIB | 0 Views


Aceh Timur – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Desa Alue Rangan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur, saat tradisi Kenduri Blang kembali digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah, Selasa (14/03/2026).


Di tengah masyarakat, tampak Serka Firdaus, Babinsa Koramil 12/Sry, Kodim 0104/Aceh Timur. turut berbaur bersama warga, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Kehadirannya tidak hanya sebagai aparat teritorial, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut menjaga dan melestarikan kearifan lokal.



Kenduri Blang merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Aceh yang sarat makna, sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan atas rezeki yang diberikan, sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga. Dalam suasana sederhana namun penuh makna, masyarakat berkumpul, berdoa bersama, dan menikmati hidangan sebagai simbol kebersamaan.


Serka Firdaus menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan adat seperti ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan emosional antara TNI dan rakyat. “Kami tidak hanya hadir dalam tugas pengamanan atau pendampingan, tetapi juga ikut menjaga tradisi yang menjadi identitas masyarakat,” ujarnya.


Lebih dari sekadar seremonial, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat persatuan serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Sinergi antara Babinsa, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan mampu menjaga nilai-nilai budaya sekaligus mendukung ketahanan sosial di wilayah.


Dengan tetap terjaganya tradisi Kenduri Blang, masyarakat Desa Alue Rangan tidak hanya merawat warisan leluhur, tetapi juga memperkuat jalinan kebersamaan yang menjadi fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.

×
Berita Terbaru Update