ACEHPUBLIK - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)
ke-128 Kodim 0110/Abdya tak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga
membawa dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Salah satu warga Desa Gunung
Cut, Kecamatan Tangan-Tangan, Salamun (50) mengaku bersyukur karena dipercaya
oleh Satgas TMMD sebagai kepala tukang dalam pengerjaan rehabilitasi rumah
tidak layak huni (RTLH) di desanya.
Ia menilai kepercayaan tersebut
menjadi pengalaman berharga sekaligus peluang untuk berkontribusi langsung
membantu tetangganya yang menjadi penerima manfaat program.
“Alhamdulillah saya dipercaya
sebagai kepala tukang. Selain bisa membantu warga yang membutuhkan, saya juga
mendapat penghasilan yang lebih baik dibanding upah tukang biasanya,”
ungkapnya.
Menurutnya, keterlibatan warga
lokal dalam pembangunan membuat proses pekerjaan menjadi lebih efektif, karena
mereka sudah memahami kondisi lingkungan dan kebutuhan masyarakat setempat.
Sementara itu, Pasiter Satgas
TMMD, Kapten Inf Faryanda, mengatakan pelibatan warga dalam setiap kegiatan
pembangunan merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat tidak
hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga ikut terlibat sebagai subjek.
Dengan begitu, manfaat TMMD bisa dirasakan secara langsung, baik dari sisi
sosial maupun ekonomi,” jelasnya.
Ia menambahkan, kepercayaan
kepada warga sebagai kepala tukang juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa
tanggung jawab dan kebersamaan dalam menyukseskan program TMMD.
Melalui pendekatan tersebut,
program TMMD diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi
juga memperkuat ekonomi dan solidaritas antarwarga di Desa Gunung Cut.**
