ACEHPUBLIK - Kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat kembali
terlihat dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim
0110/Abdya. Di Desa Gunung Cut, Kecamatan Tangan-Tangan, proses pembongkaran
rumah milik Nurhabibah (77) justru menjadi momen gotong royong yang penuh
kepedulian, Jumat (24/4/2026).
Sejak pagi, personel Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu
merobohkan bagian rumah yang telah lapuk. Tanpa sekat, mereka bekerja bersama,
mempercepat tahapan awal rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik
lansia tersebut.
Kegiatan ini menjadi salah satu fokus utama dalam sasaran
fisik TMMD, yang tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur,
tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu,
terutama hunian yang layak.
Plh. Pasiter Satgas TMMD ke-128 Kodim 0110/Abdya, Kapten Inf
Faryanda, menyampaikan bahwa percepatan pembongkaran dilakukan agar proses
pembangunan dapat segera berjalan dan selesai tepat waktu.
“Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam
setiap pelaksanaan TMMD. Dengan kebersamaan ini, pekerjaan terasa lebih ringan
dan cepat,” ungkapnya.
Di tengah aktivitas tersebut, Nurhabibah tak mampu
menyembunyikan rasa harunya. Ia menyaksikan langsung rumahnya dibongkar sebagai
awal menuju hunian yang lebih layak.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Terima kasih kepada
TNI dan warga yang sudah membantu,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Program TMMD sendiri merupakan bentuk kolaborasi antara TNI,
pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah
pedesaan. Selain pembangunan fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat
hubungan sosial serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.**
.jpeg)