Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Langkah Besar Ketahanan Pangan, Dandim 0104/Atim Tandatangani Kontrak Rehabilitasi Sawah 1.770 Hektare

| 08 April WIB | 0 Views


Langsa – Suasana di Makodim 0104/Aceh Timur, Jalan A. Yani, Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, tampak penuh keseriusan. Di Aula Makodim, sebuah langkah penting bagi masa depan pertanian Aceh Timur resmi dimulai. Komandan Kodim 0104/Aceh Timur, Letkol Inf Novi Widiyanto, S.E., menandatangani kontrak kegiatan Rehabilitasi Lahan Sawah Rusak Sedang Tahun Anggaran 2026. Kamis(9/4/2026).

Penandatanganan ini bukan sekadar kegiatan administratif. Ia menjadi awal dari upaya besar untuk menghidupkan kembali 1.770 hektare lahan sawah yang selama ini mengalami kerusakan sedang di berbagai wilayah Kabupaten Aceh Timur.

Bagi para petani, lahan sawah adalah sumber kehidupan. Ketika sawah rusak dan produktivitas menurun, harapan pun ikut tergerus. Karena itu, program rehabilitasi ini diharapkan mampu mengembalikan kesuburan tanah sekaligus meningkatkan hasil panen masyarakat.

Program ini akan dilaksanakan di enam kecamatan yang menjadi sentra pertanian di Aceh Timur, yakni:

Kecamatan Simpang Ulim seluas 572 hektare

Kecamatan Madat seluas 567 hektare

Kecamatan Pante Bidari seluas 405 hektare

Kecamatan Peunaron seluas 126 hektare

Kecamatan Rantau Peureulak seluas 55 hektare

Kecamatan Serbajadi seluas 45 hektare


Kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur penting, termasuk Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Timur, Erwin Atlizar, STP., M.Si., yang hadir bersama lima orang anggota sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap program pemulihan lahan pertanian tersebut.


Untuk memastikan pelaksanaan berjalan efektif, Kodim 0104/Aceh Timur telah menyiapkan tim koordinasi yang dipimpin Kapten Inf Jaya Sakti sebagai Koordinator Umum. Sementara Kapten Ckm Asep Saepul Bahri bertugas sebagai Pasiter Kodim 0104/Aceh Timur.

Di tingkat kecamatan, sejumlah perwira TNI dipercaya menjadi koordinator lapangan yang akan mengawal langsung jalannya program di wilayah masing-masing. Mereka adalah Kapten Inf Meswanto di Kecamatan Simpang Ulim, Kapten Kav M. Irwan di Kecamatan Pante Bidari, Kapten Inf Sarifuddin di Kecamatan Madat, Kapten Cke Rofingi Akhir Saputro di Kecamatan Rantau Peureulak, serta Kapten Inf Suharyanto yang mengoordinasikan wilayah Kecamatan Peunaron dan Serbajadi.

Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Novi Widiyanto menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam program ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus kepedulian terhadap kesejahteraan petani.


Menurutnya, rehabilitasi lahan sawah bukan hanya soal memperbaiki tanah yang rusak, tetapi juga memulihkan harapan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian.


“Melalui program ini, kami berharap lahan sawah yang sebelumnya mengalami kerusakan dapat kembali produktif, sehingga hasil panen meningkat dan kesejahteraan petani juga ikut terangkat,” ujarnya.


Dengan dimulainya program rehabilitasi ini, harapan baru pun tumbuh di tengah hamparan sawah Aceh Timur. Ketika lahan kembali subur dan panen meningkat, bukan hanya petani yang merasakan manfaatnya, tetapi juga masyarakat luas melalui terjaganya stabilitas pangan di daerah.

×
Berita Terbaru Update