ACEHPUBLIK - Babinsa Koramil 04/Susoh Kodim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya),
Serka Joni Warman, terus mendorong masyarakat binaannya yang bergerak di sektor
kerajinan perabot tradisional agar meningkatkan mutu dan kualitas hasil
produksinya sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Pesan tersebut disampaikan Serka Joni Warman saat
melaksanakan kegiatan rutin Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga di Desa
Padang Baru, Kecamatan Susoh, Senin (29/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Babinsa mengajak para pengrajin untuk
terus berinovasi tanpa meninggalkan ciri khas produk lokal. Menurutnya,
kualitas produk menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan daya saing
sekaligus mendongkrak nilai ekonomi masyarakat.
"Perabot tradisional memiliki nilai seni dan budaya
yang tinggi. Karena itu, kualitas pengerjaan, kerapian, serta pemilihan bahan
harus terus ditingkatkan agar produk semakin diminati konsumen," ujar
Serka Joni Warman.
Selain memberikan motivasi, Babinsa juga mengimbau para
pengrajin agar tetap menjaga semangat berusaha, memanfaatkan potensi lokal
secara optimal, serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk
memperluas pemasaran hasil kerajinan.
Sementara itu, Danramil 04/Susoh Kodim 0110/Abdya, Kapten
Inf Bakhtiar, mengatakan bahwa kegiatan komunikasi sosial merupakan salah satu
sarana bagi Babinsa untuk mengetahui secara langsung perkembangan kondisi
sosial masyarakat sekaligus memberikan pendampingan dalam upaya meningkatkan
kesejahteraan warga.
"Kami terus mendorong para Babinsa agar aktif
memberikan motivasi dan pendampingan kepada masyarakat, termasuk para pelaku
usaha mikro dan pengrajin lokal. Kerajinan perabot tradisional merupakan salah
satu potensi ekonomi desa yang harus dipertahankan dan dikembangkan melalui
peningkatan kualitas produk, inovasi, serta pemasaran yang lebih baik. Dengan
demikian diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperkuat
perekonomian daerah," kata Kapten Inf Bakhtiar.
Ia menambahkan, TNI melalui peran Babinsa akan selalu hadir
mendampingi masyarakat dalam berbagai sektor, termasuk mendukung tumbuhnya
usaha produktif yang mampu menciptakan kemandirian ekonomi di wilayah binaan.**
