Pantauan pewarta di lokasi, tower baja penyangga tandon air telah berdiri
kokoh di atas pondasi beton. Fasilitas tersebut dipersiapkan sebagai pusat
penampungan dan distribusi air bersih yang nantinya akan mengalir ke
titik-titik pelayanan masyarakat setelah seluruh sistem pendukung selesai
dipasang dan melalui tahapan uji fungsi.
Komandan Kodim (Dandim) 0110/Abdya Letkol Inf Rana Mega
Al-Amin, S.I.P., melalui Pasiter Kapten Inf Faryanda mengatakan
rampungnya pembangunan tower penampung air merupakan bukti komitmen pihaknya
dalam menghadirkan solusi nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
"Alhamdulillah, pembangunan tower penampung air di Desa
Lhung Tarok telah selesai sesuai dengan target. Ini merupakan salah satu
tahapan penting dalam Program Manunggal Air TNI AD yang bertujuan menghadirkan
akses air bersih bagi masyarakat. Selanjutnya, kami akan menuntaskan pekerjaan
pendukung serta memastikan seluruh sistem dapat berfungsi dengan baik sebelum
dimanfaatkan oleh warga," ujarnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan pembangunan tersebut tidak
terlepas dari sinergi antara personel Kodim Abdya, pemerintah desa, dan
masyarakat yang terus bergotong royong sejak awal pelaksanaan program.
"Semangat kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam
penyelesaian program ini. Kami berharap keberadaan fasilitas air bersih ini
nantinya mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendukung kesehatan
lingkungan, serta menjadi manfaat jangka panjang bagi warga Desa Lhung
Tarok," tambahnya.
Sebagai informasi, program Manunggal Air TNI AD merupakan
program unggulan TNI Angkatan Darat yang bertujuan membantu masyarakat
memperoleh akses air bersih melalui pembangunan sumur bor, jaringan distribusi,
serta fasilitas penunjang seperti tower dan tandon air. Program ini juga
menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui
pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.**
