ACEHPUBLIK - Pembangunan Jembatan Garuda TNI AD yang dilaksanakan Kodim
0110/Aceh Barat Daya (Abdya) di 18 desa dalam wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya
terus menunjukkan perkembangan.
Salah satunya adalah pembangunan jembatan di Desa Pante
Cermin, Kecamatan Manggeng, yang hingga Selasa (27/10/2026) telah mencapai
progres pengerjaan sebesar 25 persen.
Pembangunan jembatan beton berukuran 5 x 6 meter tersebut
dikerjakan secara gotong royong oleh personel TNI bersama masyarakat setempat.
Babinsa Koramil 06/Manggeng, Serka Masriadi, mengungkapkan
bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan
pembangunan jembatan tersebut.
Pemantauan dilakukan untuk mengetahui progres pengerjaan
sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan tahapan yang telah
direncanakan.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda tersebut
diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat, terutama dalam mendukung akses dan
mobilitas warga di wilayah Desa Pante Cermin dan sekitarnya.
Keterlibatan masyarakat dalam pengerjaan secara gotong
royong juga menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pembangunan
infrastruktur tersebut.
Dengan progres yang telah mencapai 25 persen, pembangunan
jembatan ini diharapkan dapat terus berjalan sesuai rencana hingga selesai dan
bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Kehadiran jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu
memperlancar akses warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta
mendukung konektivitas antarwilayah di Kabupaten Aceh Barat Daya.
Pembangunan Jembatan Garuda di sejumlah desa di Abdya
menjadi salah satu upaya penyediaan infrastruktur yang diharapkan memberikan
manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang akses transportasi
dan kegiatan ekonomi warga.**
