Aceh Timur – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui pendampingan pembangunan jembatan beton di wilayah Kabupaten Aceh Timur. Babinsa Koramil 05/Peudawa, Kodim 0104/Aceh Timur, terus mengawal proses pengerjaan jembatan di Desa Matang Rayeuk SMK, Kecamatan Peudawa, Rabu (28/10/2026).
Pembangunan jembatan beton dengan panjang 15 meter tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas warga dan aktivitas perekonomian di wilayah pedesaan.
Pada pelaksanaan hari ke-[sesuaikan hari pengerjaan], pekerjaan difokuskan pada pengecoran tapak bagian depan. Proses pengerjaan melibatkan delapan orang pekerja dengan tetap memperhatikan tahapan pembangunan, kualitas material, serta ketepatan pelaksanaan agar konstruksi jembatan dapat berdiri kokoh dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Hingga Rabu (28/10/2026), progres pembangunan Jembatan Beton di Desa Matang Rayeuk SMK telah mencapai 40 persen, dengan target penyelesaian selama 45 hari. Pada hari berikutnya, pekerjaan direncanakan berlanjut pada pengecoran tapak bagian depan guna mendukung percepatan pembangunan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
Babinsa Koramil 05/Peudawa menyampaikan bahwa pendampingan pembangunan jembatan merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung tersedianya infrastruktur yang aman, layak, dan dapat menunjang aktivitas warga.
“Kami akan terus melakukan pendampingan dan memantau perkembangan pembangunan jembatan ini agar setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan dengan baik. Kami berharap pembangunan dapat diselesaikan sesuai target, dengan tetap memperhatikan kualitas dan kekuatan konstruksi, sehingga nantinya jembatan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.”
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara Babinsa, para pekerja, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur di wilayah binaan.
“Harapan kami, setelah jembatan ini selesai dibangun, masyarakat dapat menikmati akses transportasi yang lebih mudah dan lancar, baik untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mengangkut hasil pertanian, maupun menunjang kegiatan perekonomian. Kami akan terus hadir di tengah masyarakat dan mendukung setiap upaya pembangunan yang membawa manfaat bagi kepentingan bersama,” ungkapnya.
Kehadiran Babinsa dalam proses pembangunan tersebut menjadi wujud nyata peran TNI dalam mendukung pembangunan wilayah serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pendampingan ini tidak hanya berorientasi pada percepatan penyelesaian pekerjaan, tetapi juga pada terwujudnya infrastruktur yang dapat menunjang konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui pengawalan yang berkelanjutan, Kodim 0104/Aceh Timur terus berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah binaan. Diharapkan, keberadaan Jembatan Beton di Desa Matang Rayeuk SMK nantinya mampu memperlancar akses antarwilayah, mempermudah mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Aceh Timur.
