ACEHPUBLIK - Kodim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya)
kembali membangun sejumlah infrastruktur jembatan beton di wilayah Kabupaten
Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh. Sebanyak 18 jembatan dibangun di sejumlah desa
yang tersebar di delapan kecamatan untuk mendukung kelancaran aktivitas
pertanian dan memudahkan akses masyarakat.
Pembangunan jembatan tersebut tersebar di Kecamatan Susoh,
Blangpidie, Setia, Jeumpa, Babahrot, Manggeng, dan Lembah Sabil.
Di Kecamatan Susoh, pembangunan jembatan dilakukan di Desa
Ujung Padang, Padang Panjang, Geulima Jaya, dan Padang Baru.
Sementara di Kecamatan Blangpidie, jembatan dibangun di Desa
Cot Jeurat dan Desa Panton.
Di Kecamatan Setia, pembangunan mencakup Desa Lhang,
Rambong, Alue Dama sebanyak tiga titik, serta Tangan-tangan Cut sebanyak dua
titik.
Selanjutnya, di Kecamatan Jeumpa, jembatan dibangun di Desa
Iku Lhung dan Alue Rambot. Di Kecamatan Babahrot, pembangunan dilakukan di Desa
Lhok Gayo.
Adapun di Kecamatan Manggeng, pembangunan jembatan berlokasi
di Desa Pantai Cermin, sedangkan di Kecamatan Lembah Sabil berada di Desa
Meurandeh.
Pembangunan belasan jembatan beton tersebut dikerjakan
langsung oleh prajurit TNI dengan melibatkan masyarakat setempat melalui
semangat gotong royong serta dukungan berbagai komponen lainnya.
Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, S.I.P.,
melalui Pasiter Kapten Inf Faryanda, Jumat (23/10/2026) mengatakan, pembangunan jembatan tersebut
telah berlangsung selama sepekan terakhir.
“Pembangunan jembatan ini sudah berlangsung sejak sepekan
lalu. Saat ini, progres pengerjaannya terus berjalan secara signifikan,” ungkap
Kapten Inf Faryanda.
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur jembatan ini
merupakan upaya untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan aksesibilitas
antardesa, terutama bagi warga yang beraktivitas di sektor pertanian.
Keberadaan jembatan diharapkan dapat mempermudah mobilitas
masyarakat, memperlancar pengangkutan hasil pertanian, serta menunjang
aktivitas perekonomian warga sehari-hari.
Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam proses pengerjaan
juga menjadi wujud kebersamaan dan semangat gotong royong antara prajurit TNI
dan warga dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Aceh
Barat Daya.
Dengan pembangunan 18 jembatan beton tersebut, akses
masyarakat di sejumlah desa diharapkan semakin mudah sehingga dapat mendukung
kelancaran aktivitas warga dan kegiatan pertanian setempat.**
