ACEHPUBLIK - Pasangan suami istri Musliadi (65) dan Fauziah (59),
warga Desa Gunung Cut, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya
(Abdya), tak mampu menyembunyikan rasa haru saat rumah gubuk reot yang telah
mereka tempati selama puluhan tahun dirobohkan oleh personel TNI.
Pembongkaran rumah tersebut dilakukan Satgas TNI Manunggal
Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0110/Abdya dalam program rehabilitasi rumah
tidak layak huni (RTLH) bagi warga prasejahtera.
Dengan mata berkaca-kaca, pasangan lansia itu menyaksikan
rumah sederhana mereka mulai dibangun kembali menjadi hunian yang lebih layak
dan nyaman.
Saat ini, progres pembangunan rumah Musliadi dan Fauziah
terus dikebut oleh personel Satgas TMMD bersama warga melalui semangat gotong
royong. Pengerjaan rumah tersebut kini telah memasuki tahap pemasangan balok
slop atap.
Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya Letkol Inf Rana Mega
Al-Amin, S.I.P., melalui Pasiter Satgas Kapten Inf Faryanda mengatakan, program
RTLH merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat kurang mampu agar
memiliki tempat tinggal yang layak huni.
“Kami merasa ikut bahagia melihat harapan baru keluarga
bapak Musliadi dan ibu Fauziah. Program RTLH ini menjadi salah satu upaya TNI
membantu masyarakat prasejahtera mendapatkan rumah yang lebih aman dan nyaman
untuk ditempati,” kata Faryanda, Sabtu (16/5/2026).
Ia menjelaskan, proses pembangunan rumah dilakukan secara
gotong royong antara personel Satgas TMMD dan warga setempat agar pengerjaan
dapat selesai tepat waktu.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang terjalin selama
pelaksanaan TMMD menjadi kekuatan utama dalam membantu masyarakat di wilayah
pedesaan.
“TMMD bukan hanya membangun fisik rumah, tetapi juga
membangun kepedulian sosial dan mempererat hubungan TNI dengan rakyat,”
ujarnya.
Faryanda berharap rumah yang tengah dibangun tersebut
nantinya dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup keluarga
penerima manfaat.
Program TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya sendiri terus berjalan
dengan berbagai sasaran pembangunan fisik dan nonfisik sebagai bentuk dukungan
terhadap percepatan pembangunan di daerah.**
.jpeg)