Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Peringati Usia ke 80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

| 11 Mei WIB | 0 Views

 


ACEHPUBLIK -  Mandiri dan Berkualitas Menuju Indonesia Emas. Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali

semangat pengabdian, solidaritas, dan peran strategis organisasi dalam mendukung

tugas TNI AD serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dalam berkarya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli

Simanjuntak, M.Sc., selaku Pembina Utama Persit Kartika Chandra Kirana, pada

peringatan HUT ke 80 organisasi Persit Kartika Chandra Kirana yang digelar di Expo Balai

Kartini, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

 

Kasad menegaskan bahwa secara historis organisasi Persit KCK dibentuk sebagai

wadah perjuangan dan pengabdian para istri prajurit dalam mendukung pelaksanaan

tugas TNI AD.

 

“Sejak awal kelahirannya, Persit Kartika Chandra Kirana hadir bukan hanya sebagai

organisasi pendamping, tetapi sebagai bagian penting dari kekuatan moral dan sosial

yang turut menopang keberhasilan tugas para prajurit di medan pengabdian,” ujar

Kasad.

 

Kasad juga menilai, selama ini Persit Kartika Chandra Kirana telah menghadirkan

berbagai program positif dan kreatif di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi,

maupun kesejahteraan. Beragam kegiatan tersebut tidak hanya memberi manfaat bagi

anggota Persit dan keluarga prajurit, tetapi juga dirasakan masyarakat secara luas.

 

“Semangat berkarya inilah yang harus terus digelorakan, diperkuat, dan dikembangkan

sesuai dengan dinamika zaman,” tegasnya.

 

Menurut Kasad, nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu Persit KCK harus terus

menjadi pedoman dalam menjalankan organisasi dan pengabdian kepada bangsa dan

negara.

 

“Nilai-nilai luhur ini harus terus menjadi landasan bagi setiap anggota Persit Kartika

Chandra Kirana dalam berkarya, berorganisasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi

kemajuan TNI AD,” ujar Kasad.

 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli

Simanjuntak menyampaikan berbagai pesan-pesan mendalam tentang keberadaan istri

prajurit yang bukan hanya sebagai pendamping suami, tetapi juga memiliki peran

strategis dalam mendukung tugas-tugas suami dan keluarga serta memberikan dampak

positif masyarakat di sekitarnya.

 

"Selama delapan dekade, Persit hadir bukan hanya sebagai organisasi tetapi juga

rumah bagi perempuan-perempuan kuat yang memilih untuk mencintai seorang prajurit

dan memilih jalan hidupnya tidak selalu indah. Satu hal yang tidak berubah adalah

keteguhan hati seorang istri tentara, " ungkap Ny. Uli Simanjuntak.

 

Hadir pada peringatan HUT ke 80 Persit KCK ini, Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Evi

Agus Subianto, para Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Persit KCK dari masa ke

masa.

Selain itu juga dianugerahkan Satya Lencana Setya Bakti 8 tahun, 16 tahun dan 24

tahun kepada perwakilan Persit KCK dan penghargaan kepada juara Lomba Posyandu,

Kader Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), Kader BKB berprestasi, istri Komandan

Batalyon berdampak positif bagi organisasi dan masyarakat serta launching buku " 80

Tahun Persit Kartika Chandra Kirana Berkarya"

 

Dalam perilisan buku ini hadir sebagai perjalanan organisasiyang mengajak anggota

Persit KCK menulusuri sejarah ,mengenal profil ketua umu dari masa ke masa , hingga

evolusi seragam kebanggaan Persit KCK .

Persit KCK bukan hanya sebagai wujud organisasi , namun keberadaannya juga

berperan aktif dalam berbagai bidang diantaranya :

- Bidang sosial : Wujud kepedulian nyata Persit Kartika Chandra Kirana berhasil

galang dana kemanusiaan untuk korban bencana alam. Dalam waktu singkat

kurun waktu tiga hari periode 4 desember – 6 desember 2025 perolehan dana

berhasil terkumpul sebesar Rp 7.594.536.755,-. Sebagai bentuk empati dan

solidaritas kepada sesama dana disalurkan kepada para korban bencana alam

yang terdampak di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

 

- Yayasan Kartika Asih di bawah naungan Persit Kartika Chandra Kirana, kembali

meneguhkan komitmen kepedulian sosialnya melalui penyaluran dana bantuan

dan santunan yang ditujukan khusus kepada anak yatim serta para warakawuri

(istri purnawirawan/ prajurit yang telah gugur. Program santunan kali ini

difokuskan kepada pemberian dukungan finansial dan kebutuhan pokok guna

meringankan beban ekonomi keluarga. Bantuan yang disalurkan meliputi

bantuan dana pendidikan sebesar Rp. 2.937.950.000 kepada 8.229 putra dan

putri dari kalangan tamtama, bintara, PNS Gol I dan II serta pemberian tali asih

kepada 1.687 warakawuri senilai Rp 4.581.000.000,-.

- Bidang Kesehatan : Kesehatan anggota dan keluarga menjadi fondasi utama

dalam mendukung kesiapan tugas prajurit. Menyadari hal tersebut, Persit KCK

secara proaktif meluncurkan program prioritas kesehatan yang berfokus pada

deteksi dini kanker payudara serta pengelolaan risiko diabetes bagi anggota dan

anak-anak. Mengingat tingginya tingkat ancaman kanker payudara dan diabetes

di lingkungan keluarga prajurit, Persit KCK menekankan pentingnya kesadaran

preventif melalui metode SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dan SADANIS

(Periksa Payudara Klinis). Program ini meliputi sosialisasi massa tentang edukasi

gizi keluarga, gerakan hidup sehat dan screening gula darah.

 

Di usia ke-80 tahun, Persit Kartika Chandra Kirana dinilai telah memasuki fase

kematangan organisasi. Karena itu, momentum peringatan HUT kali ini diharapkan

semakin memperkuat komitmen Persit KCK sebagai organisasi yang modern, solid,

adaptif, namun tetap berakar pada nilai-nilai pengabdian.

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian yang terus terjaga, Persit Kartika

Chandra Kirana diharapkan mampu terus menjadi mitra strategis TNI AD dalam

mendukung ketahanan keluarga prajurit sekaligus berkontribusi aktif bagi kemajuan

masyarakat, bangsa, dan negara.

 

×
Berita Terbaru Update