ACEHPUBLIK - Kehadiran personel Satuan Tugas (Satgas) TNI
Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0110/Abdya di Desa Gunung Cut
tidak hanya fokus pada pengerjaan sasaran fisik pembangunan, tetapi juga
membangun kedekatan emosional dengan masyarakat setempat.
Selama melaksanakan tugas pembangunan TMMD, para personel
Satgas membaur bersama warga dengan tinggal dan makan di rumah penduduk desa.
Bahkan, masing-masing personel telah memiliki “mamak angkat” yang menjadi orang
tua asuh selama mereka bertugas di lokasi TMMD.
Suasana kebersamaan tersebut terlihat setiap hari usai
pengerjaan sasaran fisik, di mana anggota Satgas menikmati makan bersama warga
dalam suasana penuh kekeluargaan.
Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya Letkol Inf Rana Mega
Al-Amin, S.I.P., melalui Pasiter Satgas Kapten Inf Faryanda mengatakan, pola
tinggal bersama warga merupakan bagian dari upaya TNI mempererat hubungan
dengan masyarakat.
“Melalui kebersamaan ini, personel Satgas tidak hanya hadir
untuk membangun infrastruktur desa, tetapi juga membangun kedekatan dan
hubungan kekeluargaan dengan masyarakat,” kata Kapten Inf Faryanda.
Ia menjelaskan, keberadaan mamak angkat bagi personel Satgas
menjadi bentuk nyata penerimaan dan dukungan masyarakat terhadap program TMMD
di Desa Gunung Cut.
“Para anggota Satgas merasa sangat terbantu dan nyaman
karena masyarakat menerima mereka seperti keluarga sendiri. Ini menjadi
semangat tambahan bagi personel dalam menyelesaikan seluruh sasaran TMMD,”
ujarnya.
Menurutnya, interaksi langsung antara prajurit TNI dan
masyarakat diharapkan dapat memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sejalan
dengan tujuan utama program TMMD.
Selain mengerjakan pembangunan fisik, personel Satgas juga
aktif berinteraksi dengan warga dalam berbagai kegiatan sehari-hari, sehingga
tercipta hubungan harmonis dan penuh keakraban selama pelaksanaan TMMD
berlangsung.**
