ACEHPUBLIK - Progres
pembangunan jembatan beton melalui Program Garuda TNI AD di Desa Alue Rambot,
Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), dilaporkan telah mencapai
80 persen.
Capaian tersebut menyusul rampungnya pengecoran badan
jembatan secara permanen pada Sabtu (31/10/2026) kemarin.
Pasiter Kodim 0110/Abdya Kapten Inf Faryanda dalam rilisnya
kepada media ini, Minggu (1/11/2026), membenarkan bahwa pengerjaan jembatan
berukuran 4 x 6 meter tersebut telah memasuki tahapan lanjutan setelah
pengecoran badan jembatan selesai dilaksanakan.
Ia menjelaskan, pengerjaan selanjutnya dilakukan secara
bertahap dengan menyasar pengecoran kuping jembatan pada sisi kiri dan kanan
konstruksi.
"Alhamdulillah, progres pembangunan jembatan beton
Program Garuda TNI AD di Desa Alue Rambot saat ini sudah mencapai 80 persen.
Pengecoran badan jembatan telah selesai dilaksanakan secara permanen dan saat
ini pekerjaan berlanjut pada bagian kuping jembatan di sisi kiri dan
kanan," ujar Kapten Inf Faryanda.
Menurutnya, tahapan pengerjaan tersebut menjadi bagian
penting dalam penyempurnaan konstruksi jembatan agar nantinya dapat berfungsi
dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap
perkembangan pekerjaan agar setiap tahapan pembangunan dapat terlaksana sesuai
rencana dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi.
"Kami berharap seluruh proses pengerjaan dapat berjalan
lancar hingga selesai. Kualitas pembangunan tetap menjadi perhatian agar
jembatan ini nantinya kuat, aman, dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam
jangka panjang," tambahnya.
Pembangunan jembatan beton tersebut merupakan bagian dari
program TNI AD dalam mendukung peningkatan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Dengan rampungnya pembangunan jembatan ini nantinya,
diharapkan akses transportasi masyarakat Desa Alue Rambot semakin mudah,
sekaligus mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari dan meningkatkan
konektivitas antarwilayah di Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya.**
