Dalam kegiatan tersebut, Serda Abdul Kadir melihat secara
langsung perkembangan pembangunan jembatan sekaligus berkoordinasi dengan warga
yang dipercaya sebagai kepala tukang agar proses pengerjaan dapat berjalan
maksimal sesuai dengan perencanaan.
Pada kesempatan itu, Babinsa mengingatkan agar seluruh
proses pembangunan benar-benar memperhatikan kualitas pekerjaan, sehingga
jembatan beton tersebut nantinya memiliki konstruksi yang kuat, kokoh, dan
dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
" Kami berharap pembangunan jembatan beton ini dapat
dikerjakan secara maksimal dengan tetap memperhatikan kualitas dan kekuatan
konstruksi. Jangan hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi hasilnya juga
harus benar-benar baik agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam waktu
yang lama," ujarnya.
Ia juga meminta kepada kepala tukang dan warga yang terlibat
dalam pengerjaan agar senantiasa menjaga semangat gotong royong serta
memperhatikan setiap tahapan pembangunan.
Menurutnya, keberadaan jembatan beton tersebut nantinya
diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas
sehari-hari, khususnya dalam menunjang akses transportasi dan mobilitas warga.
"Jembatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian TNI
AD terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, mari kita kerjakan bersama dengan
penuh tanggung jawab agar nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi warga
Desa Ujung Padang," tambahnya.
Serda Abdul Kadir menegaskan, Babinsa akan terus melakukan
pemantauan dan menjalin komunikasi dengan masyarakat guna mendukung kelancaran
pembangunan jembatan tersebut.
Dengan adanya pembangunan jembatan beton melalui Program
Garuda TNI AD ini, diharapkan akses masyarakat Desa Ujung Padang semakin baik
serta dapat mendukung kelancaran aktivitas sosial dan perekonomian warga
Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya.**
